Tentang Lexa

Kami percaya akses hukum harus dimulai tanpa risiko finansial

Lexa membangun jembatan antara masyarakat yang mencari keadilan dan pengacara berlisensi yang kompeten — dimulai dari percakapan gratis yang benar-benar berbobot.

Misi Kami

Banyak orang menunda mencari bantuan hukum karena tidak yakin kasusnya cukup kuat, atau khawatir biaya konsultasi awal akan sia-sia. Lexa hadir untuk menghilangkan hambatan itu: konsultasi AI hukum gratis di awal, biaya pengacara baru dibayarkan lewat skema success fee saat kasus benar-benar menang.

Fokus terbesar kami ada pada kualitas chatbot AI hukum — karena dialah yang menentukan apakah janji ini benar-benar bisa dipercaya sejak interaksi pertama.

Bagaimana Kami Membangun Kepercayaan

  • Basis pengetahuan menggunakan sumber resmi; review ahli hukum masih berlangsung.
  • Setiap jawaban chatbot menyertakan rujukan pasal/UU yang bisa diverifikasi.
  • Pengujian rutin (benchmark) menggunakan studi kasus nyata sebelum rilis maupun setelah update.
  • Human-in-the-loop review berkala terhadap sampel percakapan untuk menjaga konsistensi kualitas.
Nilai Kami

Prinsip yang memandu setiap keputusan produk

⚖️

Kompeten, Bukan Sekadar Cepat

Chatbot kami wajib berbasis RAG dari basis data hukum terkurasi — bukan sekadar tebakan model AI umum.

🤝

Membantu, Bukan Menggantikan

AI kami memberikan asesmen awal. Keputusan hukum final selalu berada di tangan advokat berlisensi.

🔒

Kerahasiaan adalah Prioritas

Dokumen dan kronologi sensitif klien dienkripsi dan dikelola sesuai UU Pelindungan Data Pribadi.

Legalitas & Kredibilitas

Dibangun dengan kepatuhan sejak hari pertama

✅ Perusahaan Berbadan Hukum
🛡️ Kepatuhan UU PDP
⚖️ Mitra Advokat Berlisensi
🔐 Dokumen Terenkripsi & Dipindai Malware
🧪 Baseline Evaluasi Dipublikasikan Internal
50+ Kasus Dianalisis dalam Uji Coba
200+ Pertanyaan Hukum Direspon Chatbot AI
95% Responden Uji Coba Menilai Mudah Digunakan

Tim Lexa sedang dalam proses validasi substansi oleh mitra advokat. Kami menargetkan validasi penuh pada Q4 2026. Saat ini, analisis hukum didasarkan pada basis data regulasi terkurasi.

Ingin tahu lebih lanjut soal Lexa?

Tim kami siap menjawab pertanyaan seputar produk, kemitraan pengacara, maupun kolaborasi lainnya.

Hubungi Kami